Untuk Indonesia Cerdas Dan Bermartabat...

DR. Ida Ayu Sri Adnyani, ST. MErg.

DR. Ida Ayu Sri Adnyani, ST. MErg.
Showing posts with label bahan ajar ekonomi teknik. Show all posts
Showing posts with label bahan ajar ekonomi teknik. Show all posts

Monday, March 15, 2010

Biaya


Pengertian Biaya
Terminologi biaya:

1. Biaya (cost), adalah semua pengorbanan yang dibutuhkan dalam rangka mencapai suatu tujuan yang diukur dengan nilai uang.
2. Pengeluaran (expence), adalah sejumlah uang yang dikeluarkan atau dibayarkan dalam rangka mendapatkan sesuatu hasil yang diharapkan.

Klasifikasi Biaya
1. Biaya berdasarkan waktunya
2. Biaya berdasarkan kelompok sifat penggunaannya
3. Biaya berdasarkan produknya
4. Biaya berdasarkan volume produk

1. Biaya berdasarkan waktu

 Biaya berdasarkan waktu dibedakan atas :
a. Biaya masa lalu (hystorical cost), yaitu biaya yang secara riil telah dikeluarkan yang dibuktikan dg catatan historis pengeluaran kegiatan.

Tujuannya :
 Sebagai dasar dalam penyusunan atau estimasi biaya masa datang
 Sebagai dasar dalam pertanggungjawaban pimpinan atas biaya-biaya yang telah dikeluarkan.

b. Biaya perkiraan (predictive cost), yaitu perkiraan biaya yang akan dikeluarkan bila kegiatan itu dilaksanakan

Tujuannyan :
 Memperkirakan pemakaian biaya dalam merealisasikan suatu rencana kegiatan masa datang dalam rangka menjawab pertanyaan berikut:
 berapakah biaya yg diperlukan untuk menjalankan rencana tersebut?
 Cukupkah dana yg tersedia?
 Apakah biaya itu sudah ideal atau terlalu mahal?
 Memastikan apakah biaya yang akan dikeluarkan itu masih mungkin diperbaiki atau diturunkan tanpa mengurangi hasil secara kualitas maupun kuantitas

c. Biaya actual (actual cost), yaitu biaya yang sebenarnya dikeluarkan .
 Biaya real, yaitu biaya biaya yg dikeluarkan secara real.
 Biaya semu (sunk cost), yaitu biaya yang ditanggung tetapi tidak pernah dikeluarkan secara riil.
 Biaya kesempatan (opportunity cost), yaitu biaya yang ditanggung akibat kelalaian dalam memanfaatkan peluang /kesempatan meraih keuntungan

2. Biaya berdasarkan kelompok sifat penggunaannya

Berdasarkan klasifikasi penggunaannya ada 3 jenis:
a. Biaya investasi (investment cost)
yaitu biaya yang ditanamkan dalam rangka menyiapkan kebutuhan usaha untuk siap beroperasi dengan baik.

Contoh:
 Pembuatan/penyediaan bangunan kantor
 Pendidikan dan pelatihan SDM

b. Biaya operasional (operational cost)
yaitu biaya yang dikeluarkan dalam rangka menjalankan aktivitas usaha tersebut sesuai dengan tujuan.

Contoh:
 Pembelian bahan baku produk
 Pembayaran gaji karyawan
 Pembelian bahan pendukung lainnya

c. Biaya perawatan (maintenance cost)
yaitu biaya yang diperuntukan dalam rangka menjaga/ menjamin performance kerja fasilitas atau peralatan agar selalu prima dan siap untuk dioperasikan.

Sifat pengeluaran ini dibedakan menjadi 2:
1. Biaya perawatan rutin/periodik
2. Biaya perawatan insidentil

3. Biaya berdasarkan produknya

1. Biaya pabrikasi (factory cost)
adalah jumlah dari tiga unsur biaya, yaitu bahan langsung, tenaga kerja langsung, over head pabrik.
Biaya pabrikasi akan terdiri dr komponen-komponen biaya berikut:
 Biaya bahan langsung
 Biaya tenaga kerja langsung
 Biaya bahan tak langsung
 Biaya tenaga kerja tak langsung
 Biaya tak langsung lainnya

more klik here


Pendahuluan


Definisi Ekonomi Teknik

• Adalah suatu ilmu pengetahuan yang berorientasi pada pengungkapan dan perhitungan nilai-nilai ekonomis yang terkandung dalam suatu rencana kegiatan teknik (engineering)
• Ekonomi teknik terlibat dengan formulasi, estimasi dan evaluasi keluaran ekonomi ketika tersedia alternatif-alternatif untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan
• Ekonomi teknik terlibat dengan aplikasi hubungan matematis tertentu yang membantu membandingkan alternatif-alternatif ekonomi

Tujuan Kompetensi

• memahami konsep dasar ekonomi teknik dan dapat memanfaatkannya dalam rangka memperbaiki efesiensi dan efektivitas kegiatan teknik (Giatman, 2006)

Mengapa ekonomi teknik penting bagi ahli teknik

• Keputusan yang dibuat ahli teknik biasanya merupakan hasil dari pemilihan satu diantara beberapa alternatif
• Keputusan menunjukkan pilihan bagaimana sejumlah uang diinvestasikan dengan cara yang terbaik
• Sejumlah uang tersebut juga sebagai MODAL yg jumlahnya biasanya terbatas
• Keputusan bagaimana menginvestasikan modal akan secara bervariasi memberikan perubahan di masa mendatang, dg harapan akan lebih baik

Peran ekonomi teknik dalam pengambilan keputusan
• Ingat: manusia yang membuat keputusan – bukan “alat” yang digunakan
• Ekonomi teknik adalah seperangkat alat yang membantu pengambilan keputusan – tetapi tidak dapat membuat keputusan untuk manusia.
• Ekonomi teknik terutama didasarkan pada perkiraan kejadian di masa mendatang- harus berhubungan dengan resiko dan ketidak-pastian
• Analisis ekonomi teknik: perkiraan yg terbaik dr apa yg diharapkan akan terjadi

Keputusan diambil berdsarkan prosedur dan proses yg sistematis serta terukur dg tahapan proses sbb:
1. Mengidentifikasi atau memahami persoalan dg baik.
2. Merumuskan tujuan penyelesaian masalah
3. Mengumpulkan data-data yg relevan
4. Klarifikasi, klasifikasi dan validitas kebenaran data yg terkumpul
5. Identifikasi atau pelajari alternatif pemecahan masalah yg mungkin
6. Menetapkan kriteria pengukuran alternatif
7. Menyusun atau menyiapkan model keputusan
8. Melakukan evaluasi dan analisis terhadap semua alternatif yg disediakan
9. Mengambil keputusan sesuai dg tujuan
10. Menerapkan atau mengimplementasikan keputusan yg telah diambil

Efisiensi, Efektivitas dan Optimalisasi

Pengertian masing-masing konsep diatas:
• Efektivitas adalah ukuran tingkat keberhasilan dalam mencapai suau tujuan
• Efisiensi adalah ukuran tingkat penghematan pemakaian sumber daya (input)dalam suatu proses, di mana semakin hemat memakai sumber daya, maka akan semakin efisien proses itu dilakukan
• Produktivitas adalah suatu ukuran yang menjelaskan seberapa besar rasio antara tingkat pencapaian tujuan dg pemakaian sumber daya

more klik here


Friday, May 22, 2009

PEMILIHAN ALTERNATIF


Pengertian
Pemilihan alternatif dilakukan dg maksud mampu memilih alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yg tersedia baik untuk umur alternatif yang sama maupun umur yg berbeda dg metode yang tepat.

Tujuan dalam memilih alternatif adalah untuk mendapatkan keuntungan ekonomis yang optimal.

Dalam menyiapkan alternatif, ada beberapa persyaratan yaitu:
a.Alternatif harus bersifat exhausive (lengkap).
b.Alternatif harus bersifat mutual exclusive (tdk boleh muncul dlm 2 alternatif)

A.Dengan metode net present value (NPV)1.
1. Jika Umur masing-masing alternatif sama
- menghitung NPV dr masing-masing alternatif dg formula
- bandingkan NPV masing-masing alternatif
- keputusan NPV terbesar merupakan alternatif terbaik.

Contoh:
Suatu rencana investasi dlm bidang produksi komponen manufaktur diketahui ada tiga alternatif teknologi yg dapat diterapkan, yg terdiri dr teknologi konvesional, teknologi mekanis dan teknologi semi otomatik kontrol. Setiap pilihan teknologi akan memberikan efek cash flow yg berbeda, yaitu seperti tertera pd tabel cash flow berikut.

Alternatif A
Investasi : Rp. 1.200 jt
Annual benefit : Rp. 350 jt
Annual cost : Rp. 125 jt
Nilai sisa : Rp. 350 jt
Umur investasi : 10 thn
Suku bunga : 8%

Alternatif B
Investasi : Rp. 2000 jt
Annual benefit : Rp. 600 jt
Annual cost : Rp. 250 jt
Nilai sisa : Rp. 750 jt
Umur investasi : 10 thn
Suku bunga : 8%

Alternatif C
Investasi : Rp. 2600 jt
Annual benefit : Rp. 750 jt
Annual cost : Rp. 375 jt
Nilai sisa : Rp. 550 jt
Umur investasi : 10 thn
Suku bunga : 8%

Diminta :
Analisis dan tentukan alternatif terbaik

Penyelesaian
Karena ketiga alternatif umur investasinya sama yaitu 10 th, analisis dapat dimulai dg menghitung NPV dr masing-masing alternatif.

Alternatif A:
NPV = -I + Ab(P/A,i,n) + S(P/F,i,n) – Ac(P/A,i,n)
NPV = -1200 +350 (P/A,8,10) + 350(P/F,8,10)- 125(P/A,8,10)
NPV = + Rp 471,87 jt (layak ekonomis)

Alternatif B:
NPV = - I + Ab(P/A,i,n) + S(P/F,i,n) – Ac (P/A,i,n)
NPV = - 2000 + 600(P/A,8,10) + 750 (P/F,8,10)– 250(P/A,8,10)
NPV = - 2000 + 600(6.710) + 750 (0.4632) – 255 (6.710)
NPV = + Rp. 695,90 juta (layak ekonomis)

Alternatif C:
NPV = - I + Ab(P/A,i,n) + S(P/F,i,n) – Ac (P/A,i,n)
NPV = - 2600 + 750(P/A,8,10) +550 (P/F,8,10) – 375 (P/A,8,10)
NPV = - 2600 + 750 (6.710) + 550(0.4632) – 375 (6.710)
NPV = + Rp. 171,01 jt (layak ekonomis)

Dari hasil perhitungan ketiga alternatif diatas, maka kriteria sebelumnya disimpulkan alternatif B merupakan pilihan terbaik.

2.Jika Umur masing-masing Alternatif tidak sama
dilakukan proses penyamaan umur alternatif ini dapat dilakukan dg 3 metode, yaitu:
a. Metode penyamaan umur dg angka kelipatan persekutuan terkecil (KPK).
b. Metode penyamaan umur dg umur alternatif terpanjang
c. Metode penyamaan umur dg suatu umur yg ditetapkan

a.Menyamakan umur dg Metode KPK
Metode ini mengasumsikan setiap alternatif akan dilakukan ”re-investasi semu” sebanyak hasil bagi KPK dg umur alternatif yg bersangkutan dikurang satu.
Sehingga
Cash flow yang akan diperhitungkan merupakan cash flow keseluruhan sepanjang umur KPK tersebut.

b.Metode penyamaan umur dg umur alternatif terpanjang
Dalam metode ini umur dipatok sama dg umur terpanjang dr alternatif tersedia, dan yg lainnya tetap dilakukan reinvestasisemu sejumlah periode kekurangan dg memperhatikan nilai buku pd periode terpotong mjd nilai sisa dr reinvestasi semunya.

c.Metode penyamaan umur dg umur alternatif terpendek
Umur yg diambiladl umur terpendek, shg umur yg panjang dipotong dg memperhatikan nilai buku (BV) sbg nilai sisa dr alternatif terpotong

B. Dg metode annual equivalent (Ae)
Prosedurnya :
•Setiap alternatif dihitung nilai annual eguivalent (AE).
•Bandingkan nilai AE dr masing-masing alternatif.
•Nilai AE alternatif yg terbesar merupakan alternatif terbaik.

lebih lanjut lihat ppt
lihat file ppt lanjutan

Wednesday, May 20, 2009

Menangani aliran kas yg tidak teratur


Aliran kas yg terjadi scr tdk teratur, dimana besarnya aliran kas netto pd setiap periode tdk memiliki pola yg teratur.

Deret Gradien Aritmatik
Ada 2 jenis biaya yg biasanya mengikuti perilaku gradien yaitu:
1.Biaya perawatan dan perbaikan peralatan-peralatan mekanik.
2.Perhitungan beban depresiasi yg mengikuti pola sum of years digit.

Penurunan rumus faktor-faktor gradien, maka:
P = G(P/F,i%,2)+2G(P/F,i%,3)+3G(P/F,i%,4)+ … +(N-2)G](P/F,i%,N-1)+[(N-1)G](P/F,i%,N)
Faktor G dikeluarkan
P = G[(P/F,i%,2) + 2(P/F,i%,3) + 3(P/F,i%,4)+….+(N-2)(P/F,i%,N-1)+(N-1) (P/F,i%,N)

Contoh:
Perkiraan ongkos operasi dan perawatan mesin-mesin yg digunakan olehsebuah industri kimia adl Rp. 6 juta pada thn pertama, Rp.6,5 juta pada thn ke-2 dst. Selalu meningkat 0,5 juta setiapn samapai thn ke-5. bila tingkat bunga yg berlaku adl 15% /thn hitunglah:
Nilai sekarang dr semua ongkos tsb. (pada thn ke-0)

lebih lanjut lihat ppt

Tuesday, May 19, 2009

EVALUASI INVESTASI


PENGERTIAN INVESTASI
Apakah investasi tersebut akan memberikan manfaat ekonomis thd perusahaan?
Apakah investasi yg dimaksud sudah merupakan pilihan yg optimal dr berbabagai kemungkinan yg ada?

Investasi :
- pengeluaran.
- keuntungan atau manfaat

Pengeluaran yg dilakukan dlm berinvestasi terdiri dr :
•Biaya operasional (operation cost)
•Biaya perawatan (maintenance cost)

Keuntungan berupa:
•Penjualan-penjualan produk atau jasa
•Penyewaan fasilitas.

Terdapat berbagai metode dlm mengevaluasi kelayakan investasi dan yg umum dipakai, yaitu:
a.Metode Net Present Value (NPV)
b.Metode Annual Equivalent (AE)
c.Metode Internal Rate of return (IRR)
d.Metode Benefit Cost Ratio (BCR)
e.Metode Payback Periode (PBP)

A.Metode net present value (npv)
NPV adl : metode menghitung nilai bersih (netto) pada waktu sekarang (present).

Cash flow ada 2:
1.Cash out : present worth of cost (PWC)
2.Cash in (benefit) : present worth of benefit (PWB)
Shg NPV = PWB – PWC

Untuk mendapatkan nilai PWB, PWC, dan NPV dipakai formula umum sbb
Dimana :
Cb = cash flow benefit
Cc = cash flow cost
Cf = cash flow utuh (benefit + cost
FBP = faktor bunga present
t = periode waktu
n = umur investasi

Kriteria keputusan
Metode NPV memiliki kriteria/ukuran tertentu, yaitu;
Jika,
NPV > 0 artinya investasi akan menguntungkan/layak (feasible).
NPV< 0 artinya investasi tidak menguntungkan/ tidak layak (unfeasible).

B.Metode annual equivalent (Ae)
Metode AE aliran cash didistribusikan scr merata pada periode waktu sepanjang umur investasi, baik cash-in maupun cash-out.

EUAB (equivalent uniform annual of benefit) : hasil pendistribusian scr merata dr cash-in menghasilkan rata-rata pendapatan per tahun.

EUAC ( equivalent uniform annual of cost: hasil pendistribusian cash-out scr merata.

AE (annual equvalent) = EUAB - EUAC

Kriteria keputusan
Metode AE memiliki kriteria/ukuran tertentu yaitu:
Jika,
AE ≥ 0, artinya investasi akan menguntungkan/layak (feasible)
AE < 0, artinya investasi tidak menguntungkan/tidak layak (unfiasible).

c. Metode benefit cost ratio (BCR)
BCR adalah salah satu metode yg sering digunakan dlm tahap-tahap evaluasi awal perencanaan investasi atau sbg analisis tambahan dlm rangka menvalidasi hasil evaluasi yg telah dilakukan dg metode lainnya.

lebih lanjut lihat ppt

Sunday, March 22, 2009

Ekonomi Teknik

Ekonomi teknik adalah:
disiplin ilmu yg ditujukan untuk menganalisa aspek-aspek ekonomi dari usulan investasi atau proyek yg bersifat teknis.

Tujuan kompetensi:
memahami konsep dasar ekonomi teknik dan dapat memanfaatkannya dalam rangka memperbaiki efesiensi dan efektivitas kegiatan teknik (Giatman, 2006)
Apakah yg dimaksud dg investasi?

Investasi adalah:
unsur pengorbanan atau pengeluaran untuk suatu harapan di masa yg akan datang

Ada dua faktor yg terlibat dalam suatu investasi yaitu:
1. waktu
2. resiko
Ada dua jenis investasi yg bisa dibedakan secara umum yaitu:
1. investasi finansial
2. investasi nyata.

Proses pengambilan keputusan pada ekonomi teknik
Proses pengambilan keputusan terjadi karena:
1. Biasanya setiap investasi atau proyek bisa dikerjakan dg lebih dari satu cara shg harus ada proses pemilihan.
2. Karena sumber daya yg tersedia untuk melakukan suatu investasi selalu terbatas shg tidak semua alternatif bisa dikerjakan.
Secara umum langkah-langkah proses pengambilan keputusan adalah:
1. Memformulasikan permasalah
2. Menganalisa permasalahan
3. Mencari alternatif-alternatif solusi
4. Memilih alternatif terbaik

Seorang pengambil keputusan:
1. Harus mampu mensitesa berbagai informasi yg mendukung
2. Harus bisa mendptkan gambaran kondisi keuangan yg berkaitan atau sejenis dg alternatif tes.
3. Bisa melakukan analisa kedepan berkaitan dg aliran kas.

Konsep Ongkos dlm ekonomi teknik
* Ongkos Siklus Hidup
adalah jumlah semua pengeluaran yg berkaitan dg item tsb sejak dirancang sampai tidak terpakai lagi.
Ongkos siklus hidup terdiri dari berbagai komponen antara lain;
- ongkos penelitian & pengembangan
- ongkos fabrikasi
- ongkos operasional & perawatan
- ongkos penghancuran

Ongkos siklus hidup kombinasi dari:
- Ongkos awal dr suatu item adalah investasi awal yg dibutuhkan utk mengadakan item tsb dan tidak akan berulang selama masa pakai.
- Ongkos operasional & perawatan adalah ongkos yg terjadi berulang-ulang yg diperlukan untuk mengoperasikan dan merawat item yg bersangkutan selama masa pakai.
- Ongkos disposisi apabila siklus hidup suatu item berakhir.
- Ongkos langsung, ongkos tak langsung & overhead

Ongkos langsung adalah:
ongkos-ongkos yg dg mudah bisa ditentukan pada suatu operasi, produk atau proyek yg spesifik.
ongkos langsung terdiri dari ongkos bahan langsung, ongkos tenaga kerja langsung

Ongkos tak langsung adalah:
ongkos-ongkos yg sulit, bahkan tidak mungkin ditentukan scr langsung pd suatu operasi, produk atau proyek yg spesifik.
ongkos tak langsung terdiri dari ongkos bahan tak langsung, tenaga kerja tak langsung.

Ongkos overhead adalah:
ongkos-ongkos manufakturing selain ongkos langsung.

* Ongkos tetap & Ongkos variabel
Ongkos tetap adalah:
ongkos-ongkos yg besarnya tidak dipengaruhi oleh jumlah output atau volume produksi

Ongkos variabel adalah:
ongkos-ongkos yg scr proporsional dipengaruhi oleh jumlah output.

Ongkos total suatu sistem (produksi bisa dijumlahkan dari ongkos tetap dan ongkos variabel.

* Ongkos tetap & Ongkos variabel
Ongkos tetap adalah:
ongkos-ongkos yg besarnya tidak dipengaruhi oleh jumlah output atau volume produksi

Ongkos variabel adalah:
ongkos-ongkos yg scr proporsional dipengaruhi oleh jumlah output.
Ongkos total suatu sistem (produksi bisa dijumlahkan dari ongkos tetap dan ongkos variabel.

Tinjauan Singkat Prinsip-prinsip Akutansi
Akutansi adalah suatu proses untuk mengidetifikasikan, mengukur, meringkas dan mengkomunikasikan informasi-informasi keuangan.

Jenis-jenis akutansi
1. Akutansi manajerial
2. Akutansi finansial
3. Akutansi biaya

1. Akutansi manajemen menyediakan laporan yg lebih cocok disbt ringkasan dr informasi-informasi operasional bagi pihak manajemen
akutansi manajemen digunakan untuk tiga hal yaitu pengendalian, koordinasi dan perencanaan.
2. Akutansi finansial adalah bentuk lain dr informasi akutansi yg ditujukan untuk keperluan manajer perusahaan maupun pihak luar.
3. Akutansi biaya, ongkos setiap produk diakumulasikan sbg suatu aliran sepanjang proses produksi

Laporan Rugi Laba
Persamaannya:

Penjualan – Pengeluaran = Laba bersih
Atau
Penjualan = Pengeluaran + Laba bersih


Neraca
Neraca adalah suatu laporan status

Aktiva – Hutang = Hak milik
Atau
Aktiva = Hutang + Hak milik

Aktiva ada dua yaitu aktiva tetap dan aktiva lancar
Hutang adalah kewajiban perusahaan untuk membayar sejumlah uang menyediakan barang atau jasa

Hutang ada dua yaitu hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang

Hak milik adalah milik perusahaan yg berupa saham atau keuntungan yg digunakan sebagai modal usaha.

Analisa Rasio Pada Perusahaan
Analisa rasio keuangan terdiri dari dua perbandingan yaitu:
1. Perbandingan rasio saat ini dg rasio masa lalu dan estimasi rasio masa mendatang dari perusahaan yg sama
2. Perbandingan rasio-rasio tersebut dari satu perusahaan terhadap perusahaan lain yg sejenis pada saat yg sama

Rasio Keuangan untuk analisa Likuiditas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya.

* Rasio Lancar
rasio lancar dapat dihitung dr formula:

rasio lancar = aktiva lancar : hutang lancar

Pada umumnya rasio lancar bernilai antara 2 sampai 3,5
Contoh:
dari neraca yg terlihat pada tabel 1.3 dapat dihitung rasio lancar sbb:
jumlah aktivita lancar = Rp. 524.000
jumlah hutang lancar = Rp. 234.000


Rasio lancar = Rp. 524.000 : Rp. 234.000 = 2,239


# Rasio Uji Cair
adalah perbandingan antara aktiva cair dengan hutang-hutang saat ini.
secara matematisnya:

Rasio uji cair = aktiva : hutang jangka pendek
= (aktiva lancar – persediaan) : hutang jangka pendek

Contoh:
rasio uji cair PT. dilihat tabel 1.3 adalah:


rasio uji cair = (Rp. 524.000 - Rp. 256.000) : Rp. 234.000

= Rp. 268.000 : Rp. 234.000
= Rp. 1,145


# Rasio perputaran persediaan

Rasio perputaran = harga pokok penjualan : persediaan rata-rata
persediaan

Persediaan rata-rata adalah rata-rata persediaan pada awal dan akhir dari suatu periode


Rasio Debet
# Rasio debet terhadap hak milik
rumusnya:

Rasio debet – hak milik = debet jangka panjang : modal keseluruhan

Modal keseluruhan terdiri dari debet jangka panjang dan modal milik sendiri

Rasio Profitabilitas

Secara umum profit adalah ukuran puncak dari efektivitas manajemen, memberikan informasi ttg efisiensi operasional dari perusahaan.

Rasio profitabilitas dapat dilkasifikasikan atas dua bagian yaitu:
1. Rasio yg menunjukan profitabilitas dlm kaitannya dg penjualan.
2. Rasio yg menunjukan profitabilitas dlm kaitannya dg investasi.

1. Rasio Profitabilitas yg kaitannya dg pejualan
Marjin profit kotor = (penjualan - harga pokok penjualan) :penjualan bersih
Dan

marjin profit bersih = profit bersih setelah pajak : penjualan bersih

2. Profitabilitas yg berkaiatan dg investasi
Rumusnya:

Rasio pengembalian aktiva = profit bersih setelah pajak : keseluruhan aktiva

Rasio ini menunjukan tingkat kecepatan pengembalian modal investasi.
Semakin besar nilai rasio semakin cepat perusahaan tsb bisa mengembalikan modal investasinya.

NILAI UANG DARI WAKTU

Konsep nilai uang dari waktu dilihat dr dua fenomena dibawah ini:
1. Pada th 1990 harga 1 kg beras ± Rp. 600. pd th 1995 harga tsb mjd Rp. 800 dan pd th 2000 harganya sudah lebih dr Rp. 1.200. harga barang lainpun mengikuti irama yg serupa
2. Bila kita meminjam uang Rp. 10.000 sebulan yg lalu maka hutang kita saat ini telah mjd Rp. 10.100 atau bila investasi Rp. 1 juta setahun yg lalu (deposito) sekarang mjd Rp. 1.150 juta

Untuk melakukan ekivalen Nilai uang perlu mengetahui tiga hal yaitu:
1. Jumlah yg dipinjam atau yg diinvestasikan
2. Periode/waktu peminjaman atau investasi
3. Tingkat bunga yg dikenakan

Perhitungan Bunga
Tingkat bunga adalah rasio dr bunga yg dibayarkan thd induk dlm suatu periode waktu(%).

Dirumuskan:

Tingkat bunga = (bunga yg dinyatakan perunit waktu : induk) x 100 %

Ada dua jenis bunga dlm perhitungan nilai uang dr waktu :
1. Bunga sederhana
bunga yg dihitung hanya dr induk tanpa memperhitungkan bunga yg telah diakumulasikan pada periode sebelumnya:
I = P x I x N
dimana:
I = bunga yg terjadi (rupiah)
P = induk yg dipinjamkan (diinvestasikan)
i = tingkat bunga per periode
N = jumlah periode yg dilibatkan

Contoh:
Seorang ibu Rt meminjam uang sebesar Rp. 100.000 di koperasi simpan pinjam dg bunga sederhana sebesar 10% per tahun selama 4 tahun dan dibayar sekali pd akhir tahun ke-4. berapa besarnya hutang yg harus dibayar oleh ibu tsb pd akhir th ke-4?

2. Bunga majemuk
besarnya bunga pd suatu periode berdasarkan besarnya induk ditambah dg besarnya yg telah terakumulasi pada periode sebelumnya (bunga berbunga)

Diagram aliran kas
Diagram aliran kas terjadi bila ada Perpindahan uang tunai atau yg Sejenis dr satu pihak ke pihak lain

Aliran kas netto = penerimaan – pengeluaran

Diagram aliran kas adalah suatu ilustrasi grafis dr transaksi-transaksi ekonomi yg dilukiskan pd garis skala waktu

Ada dua segmen dlm aliran kas yaitu garis horisontal menunjukan skala waktu (perode), garis-garis vertikal menunjukan aliran kas.

Bila si A meminjam uang sebesar Rp. 10.000 kepada si B dengan Bunga 10% dikembalikan dlm 3 periode mendatang maka aliran kas si A dan si B



File dalam bentuk PPT








more klik ekotek 2010 here